Riaukarya.com. Natuna- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Natuna, melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Pendaftaran dan Pemeriksaan Kesehatan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Natuna.
Acara berlangsung di Natuna Hotel, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat, (16/8/2024).
Ketua KPUD Natuna, Kusnaidi, ketika membuka acara tersebut mengatakan pemilihan kepala daerah tahun ini berjalan harus secara demokratis, berkeadilan dan punya kepastian hukum.
"Pelaksanaan Pilkada tinggal 102 hari lagi," kata Kusnaidi.
Dengan demikian Kusnaidi, berharap waktu yang singkat ini tahapan pilkada bisa berjalan dengan baik.
Ditambahkannya pula, tujuan kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi dalam pengawasan tahapan pilkada.
"Syarat pencalonan dan syarat calon dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 8 Tahun 2024 Tentang Pencalonan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Walikota dan Wakil Walikota," sebut Kusnaidi.
Kata Kusnaidi, pendaftaran calon Bupati akan dibuka tanggal 27-29 Agustus. Namun demikian ia berharap pendaftaran itu bisa dilaksanakan hingga tanggal 28 Agustus. Karena tgl 29 - 02 September rencana akan kita laksanakan pemeriksaan kesehatan.
Dirinya meminta 9 instansi yang terlibat terkait pencalonan kepala daerah agar satu persepsi demi kelancaran pilkada.
"Harapan kami ada nya sinergitas berkelanjutan sehingga Pilkada berjalan aman dan lancar," ucapnya.
Ketua Panitia dalam sambutannya mengatakan, kegiatan rapat koordinasi persiapan pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan pasangan calon bupati dan wakil bupati Natuna tahun 2024, bertujuan untuk memberikan informasi dalam rangka meningkatkan pemahaman dan menyatukan persepsi tentang tata cara pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan pasangan calon bupati dan wakil bupati Natuna tahun 2024.
Adapun jumlah peserta dan narasumber, sebanyak 90 orang yang terdiri dari internal KPU kabupaten Natuna, Kejaksaan Negeri Natuna, Pengadilan Negeri Natuna, Polres Natuna dan tim Kodim 0318 Natuna, Bawaslu kabupaten Natuna, partai politik tingkat kabupaten Natuna dan stakeholder serta media. (RK/Zani)

